Majalengka adalah salah satu kabupaten di Indonesia yang masih miskin dan jauh dari hingar bingar suasana kota. Majalengka terletak diantara pertengahan Bandung – Cirebon. Kabupaten di propinsi jawa barat ini merupakan sentral bisnis industri produk genteng press yang sampe sekarang mayoritas penduduknya bekerja di pabrik-pabrik genteng tersebut. Genteng-genteng produksi Majalengka sebagian besar dipasarkan di dalam negeri sendiri tapi ada pula yang di ekspor ke luar negeri melalui pabrik-pabrik berkantong tebal seperti “ABADI” dan PADIL.
Masyarakat majalengka sebagian besar mengandalkan hidupnya dari bertani dan berkebun. Dalam satu tahun masyarakat majalengka berhasil dua kali memanen sawahnya. Dengan hasil sawahnya masyarakat majalengka mampu bertahan walau sering sekali hasil panen mereka di gerogoti oleh para tengkulak jahanam yang selalu membeli harga gabahnya dengan harga rendah dibawah standar. Para tengkulak2 ini seperti setan yang banyak berkeliaran di siang hari mencari mangsa.
Tapi belakangan ini masyarakat majalengka sudah mulai di hinggapi pabrik2 industri yang sebagian orang ada yang menilai positive karena mampu memberikan pekerjaan bagi warga sekitar, tapi menurut sebagian masyarakat pula ada yang menghawatirkan tentang kelestarian lingkungan tempat tinggal mereka akan tercemari seperti kota-kota besar di indonesia.
Di Majalengka sendiri sekarang sudah berdiri pabrik-pabrik industri seperti Garmen, keramik dll yang terletak di daerah kasokandel, ada juga pabrik rokok yang berada didaerah jatiwangi.
Tapi penulis berharap semua ini bisa menjadikan majalengka jadi lebih baik lagi buat warga majalengka itu sendiri.
Aminnnnn